CASISPOLRIID – Tamtama Polri merupakan tingkat kepangkatan Polri yang paling rendah atau berada di bawah Bintara. Sama halnya dengan Bintara Polri, rekrutmen Tamtama Polri juga rutin diadakan setiap tahunnya. Nantinya, rekrutmen Tamtama akan terbagi lagi menjadi dua bagian yakni Tamtama Brimob dan Tamtama Polair.

Berbeda dengan jalur penerimaan Polri yang lain, jalur Tamtama Polri hanya dibuka untuk laki-laki saja. Nantinya peserta yang lolos akan menjalani pendidikan selama kurang lebih 4-6 bulan sebelum dilantik. Setelah dilantik sebagai tamtama, peserta akan menyandang gelar Bhayangkara Dua (Bharada).

Tahapan Tes Tamtama Polri

Sebelum itu, casisjuara diharuskan mengikuti serangkaian tes yang diujikan untuk membuktikan kelayakan casisjuara menjadi Tamtama Polri. Berikut adalah tahapan tes Tamtama Polri yang wajib diketahui:

  1. pemeriksaan administrasi awal dengan penilaian secara kualitatif;
  2. pemeriksaan kesehatan tahap I dengan penilaian secara kualitatif;
  3. tes psikologi tahap I dengan penilaian secara kuantitatif dan kualitatif;
  4. tes akademik dengan penilaian secara kuantitatif yang meliputi:
    a) pengetahuan umum (termasuk UU Kepolisian);
    b) wawasan kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, wawasan nusantara dan Kewarganegaraan);
    c) Matematika;
    d) Bahasa Inggris;
  5. pemeriksaan kesehatan tahap II (termasuk Keswa) dengan penilaian secara kualitatif;
  6. uji kesamaptaan jasmani (kesamaptaan A, B, dan C) dengan penilaian secara kuantitatif dan kualitatif serta pemeriksaan antropometri dengan penilaian secara kualitatif;
  7. tes psikologi tahap II (wawancara) dengan penilaian secara kualitatif;
  8. pendalaman PMK termasuk penelusuran rekam jejak di media sosial dengan penilaian secara kualitatif;
  9. pemeriksaan administrasi akhir dengan penilaian secara kualitatif;
  10. hasil penelusuran rekam jejak media sosial bersifat rekomendasi untuk ditindaklanjuti pada tahap pendalaman Penelusuran Mental Kepribadian, pemeriksaan psikologi tahap II (wawancara) dan Kesehatan Jiwa (Keswa);
  11. sidang terbuka penetapan kelulusan akhir.

Adapun sistem penilaian yang digunakan dalam rangkaian tes Tamtama Polri adalah sistem gugur dan perangkingan. Para peserta yang tidak lolos salah satu tahapan tes akan otomatis gugur dan tidak bisa melanjutkan tahapan tes berikutnya. Kemudian peserta yang lolos akan diseleksi kembali melalui perangkingan nilai keseluruhan tahapan tes.

Untuk dinyatakan lolos menjadi Tamtama Polri, diperlukan nilai yang maksimal dalam setiap tahapan tesnya. Beberapa di antaranya adalah tes psikologi dan akademik yang memiliki bobot nilai cukup tinggi. Yuk persiapkan pemahaman tes psikologi dan akademik Polrimu bersama Bimbel Casispolriid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BIMBEL TATAP MUKA

Pendampingan Insentif Persiapan POLRI 2026

Jam
Menit
Detik