Jalur Bintara TNI Angkatan Udara adalah jalur penerimaan prajurit TNI yang dibuka untuk lulusan SMA sederajat. Bintara sendiri adalah salah satu pangkat ketentaraan yang berada satu tingkat di bawah Perwira dan satu tingkat di atas Tamtama.
Nantinya para calon Bintara TNI akan menempuh pendidikan selama 5 bulan di Sekolah Calon Bintara (Secaba) sebelum dinyatakan lulus dan menyandang pangkat sebagai Sersan Dua. Bagi kamu yang berminat menjadi Bintara TNI AU, kamu harus memenuhi syarat-syarat berikut ini.
Persyaratan Umum
- Warga Negara Indonesia.
- Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945.
- Lulusan D3 berusia paling tinggi 25 tahun pada saat pembukaan pendidikan.
- Lulusan SMA/MA dan SMK berusia paling rendah 17 tahun 9 bulan dan paling tinggi 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan.
- Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.
- Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
- Lulus pendidikan pertama untuk membentuk prajurit siswa menjadi prajurit.
Syarat Khusus Bintara TNI AU
- Untuk Bintara PK Pria berijazah D3 dengan bidang keahlian tertentu
- Untuk Bintara PK pria berijazah SMA/MA jurusan IPA dan SMK dengan bidang kejuruan tertentu
- Untuk Bintara PK Wanita berijazah D3 Kesehatan dengan bidang keahlian tertentu
- Untuk Bintara PK wanita diprioritaskan berpenampilan menarik berijazah SMA/MA jurusan IPA dan SMK dengan bidang kejuruan tertentu
- Khusus ATLET berprestasi di tingkat Nasional yang dilengkapi dengan surat rekomendasi dari pembina cabang olahraga dari TNI AU, serta bagi calon yang merupakan rekomendasi dari tokoh/pemuka agama, tokoh masyarakat, maupun ketua suku yang dilengkapi dengan surat persetujuan pejabat TNI AU terkait, dapat berijazah:
1) SMA/MA jurusan IPS.
2) SMK (Kesehatan, Teknik, Akuntansi, Broadcasting & Film, dll)
- Tinggi badan sekurang-kurangnya bagi calon Bintara PK pria 163 cm dan bagi calon Bintara PK wanita 157 cm, dengan berat badan seimbang/ideal menurut ketentuan yang berlaku.
- Bersedia menandatangani surat perjanjian ikatan dinas pertama keprajuritan selama 7 tahun (bermaterai).
- Untuk SLTA/SMA/MA lulusan tahun 2020, 2021, dan 2022 tidak melampirkan SKHUN. (ketentuan dapat berubah sewaktu-waktu, peserta dapat melakukan konfirmasi melalui tempat pendaftaran terdekat)
Syarat Tambahan
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
- Sanggup mengganti seluruh kerugian biaya yang telah dikeluarkan oleh negara apabila mengundurkan diri sebelum pendidikan pertama berakhir.
- Sanggup mengganti seluruh kerugian biaya yang telah dikeluarkan oleh negara apabila mengundurkan diri sebelum ikatan dinas pertama berakhir (biaya pendidikan, gaji, tunkin).
- Bagi orang tua atau wali harus menandatangani surat pernyataan tidak melakukan penyuapan/kolusi kepada pihak manapun (bermaterai).
- Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan harus mendapatkan persetujuan/ijin resmi dari kepala jawatan/instansi yang bersangkutan dan bersedia mengundurkan diri dari status pegawai/karyawan bila lulus dan diterima masuk pendidikan pertama.
- Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama mengikuti pendidikan pertama sampai dengan 2 tahun setelah lulus pendidikan pertama, yang diketahui oleh orang tua/wali, Lurah/Kepala Desa dan Kantor Urusan Agama (KUA)/catatan sipil setempat (bermeterai).
- Mendapat persetujuan dari orang tua bagi calon siswa yang belum berumur 21 tahun atau persetujuan wali bagi calon yang kedua orang tuanya sudah meninggal atau berhalangan tetap yang disahkan oleh kelurahan tempat domisili.
- Harus mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian masuk.
Itu dia beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi Bintara TNI Angkatan Udara. Semua terkait pendaftaran, jadwal dan tahapan seleksi Bintara TNI AU dapat dilihat melalui situs resmi rekrutmen TNI.

